SeLiNGkUh

Selingkuh sama dengan pengkhianatan, cuma satu kata tetapi bisa membuat seseorang sakit hati. Ga cukup dengan kata “Maaf” untuk menyambuhkan rasa sakit hati akibat Perselingkuhan. Sebenarnya buat apa sih selingkuh? Apa dapat kepuasan dari perselingkuhan itu? Kalau Cuma sekedar iseng-iseng ataupun main-main, apa sudah dipikirkan dampak dari perselingkuhan itu?

Perselingkuhan tidak hanya dialami oleh anak-anak muda yang sedang pacaran saja, tetapi perselingkuhan juga bisa dialami oleh pasangan yang sudah berumahtangga baik yang baru atau bahkan yang sudah menikah puluhan tahun. Terkadang aku ga habis pikir, kenapa mesti selingkuh? Memang sih seharusnya dalam suatu hubungan baik pacaran atau rumahtangga itu tidak boleh ada Perselingkuhan, mau apapun itu masalah dan alasannya. Mungkin masih bisa di toleransi perselingkuhan dalam pacaran, tetapi yang aku masih heran kenapa orang yang sudah berumahtangga bertahun-tahun juga masih aja ada Perselingkuhan. Ada beberapa faktor yang bisa membuat seseorang untuk berselingkuh.

Yang pertama, mungkin karena dia kurang puas sama pasangannya (dalam segala hal). Tetapi kalau mau terus mencari kepuasan tidak bakalan ada habisnya, soalnya yang namanya manusia itu tidak akan ada puasnya.

Faktor yang kedua yaitu karena pasangan kita cuma sekedar coba-coba atau bisa dibilang cuma sekedar iseng-iseng, tetapi dari keisengannya itu bisa berakibat fatal. Memang sih awalnya cuma sekedar iseng, pengen nyobain rasa nya berselingkuh, tetapi lama kelamaan pasti akan ada rasa sayang yang tumbuh dihati masing-masing. Itu yang sangat dikhawatirkan.

Factor yang ketiga, karena adanya dorongan atau pengaruh buruk dari lingkungan sekitar yang sesat. Kalau yang satu ini sih tergantung orang nya, kalau dia kuat imannya, memegang teguh janji suci/komitmen, dia pasti tetap tetap pada pendiriannya untuk tidak berselingkuh, sebesar apapun godaan yang dia dapat dari lingkungan sekitar nya.

Dan faktor terakhir karena disababkan oleh Kemajuan Tekhnologi Komunikasi. Handphone dan internet  adalah media komunikasi yang  paling efektif dalam kelangsungan hidup perselingkuhan. Penyalahgunaan Teknologi, adanya Handphone untuk mempermudah komunikasi antara keluarga, teman dan yang lain, bukan untuk dijadikan alat untuk berselingkuh. Begitu juga Internet, terlalu banyak situs social network untuk mempermudah menjalin komunikasi & silaturahmi dengan teman lama, bukannya untuk ajang cari pasangan untuk berselingkuh.

So, hati-hatilah dalam memilih pasangan, jangan sampai tertipu oleh keluguannya…:D

MY LIFE’s

Assalamualaikum wr.wb

Mungkin ini yang namanya hidup, tidak lepas dari berbagai masalah dan ujian hidup. Tetapi kita sebagai manusia harus ikhlas dan sabar dalam menghadapi segala macan cobaan & ujian hidup yang Allah berikan untuk kita. Allah tidak akan ngasih cobaan kepada hambanya diluar batas kemampuannya. Karena dengan cobaan itu pula manusia akan diangkat derajat nya oleh Allah…Amin….😀

Karena kita hanya manusia biasa yang terkadang suka marah, kesal, jengkel dll dlm menghadapi cobaan yang telah Allah beri untuk kita.

 

So SaD

Ya,,,ini yang aku rasakan selama berbulan-bulan dalam menghadapi semua ujian & cobaan dari Allah. Aku sadar semua cobaan itu atas kehendak Allah. Orang2 bilang, “Akan ada PELANGI setelah hujan turun”, mudah-mudahan pepatah itu akan berlaku juga sama kehidupan aku nanti. Kehidupan itu seperti jalan yang tidak selamanya lurus dan mulus, tetapi pasti ada belok-beloknya & mungkin berlobang sekalipun.

Terlalu munafik dan naik, kalo aku bilang aku selalu bersabar dalam menghadapi semua cobaan hidup. Aku hanya manusia biasa, yang punya batas kesabaran.

Terkadang aku selalu menyesali apa yang telah terjadi. Apa gunanya menyesali yang telah terjadi? Tidak ada,,,hanya airmata yang akan datang disaat kita menyesali semua yang telah terjadi. Yang telah terjadi itu bukan untuk disesali, tetapi untuk dijadikan pelajaran dan pengalaman untuk masa depan supaya tidak terjerumus dalam lubang yang sama.

Semua keinginan, harapan dan impian aku sudah berantakan. Aku sudah tidak punya keinginan dan impian lagi, lho kenapa? Karena aku sudah tidak mau bermimpi, ketika semua harapan dan impian sudah direncanakan dengan sebaik mungkin, akan terasa sangat menyakitkan apabila semua nya itu hancur berantakan tanpa bisa kompromi. Memang benar kalo “Perjalanan hidup itu tidak selamanya sesuai dengan apa yang kita harapkan”.

Aku tidak bisa berbuat apa-apa, aku hanya bisa menghitung hari, menunggu sesuatu yang yang belum pasti adanya. Apa aku ini gila, menyia-nyiakan waktu selama ini, hanya untuk sesuatu yang akupun tidak tahu sebenarnya yang aku tunggu itu ada atau tidak.

Keinginan diri sendiri atau keinginan orang tua kah yang lebih penting? Aku akan memilih keinginan orang tua yang lebih penting, karena sesuatu yang diridhoi orang tua pasti akan diridhoi oleh Allah. Aku tidak akan mendengarkan apa kata orang lain. Kata orang kalo, “Masa depan kita itu ditentukan oleh diri sendiri”, tapi kata-kata itu tidak berlaku untukku, karena untukku “Masa depan aku adalah sesuai keinginan orang tua”. Mungkin kalian tidak setuju dengan apa yang aku katakan, tetapi itulah yang aku alami dan aku rasakan sekarang.

BeRDoA

Dan sekarang, aku hanya bisa berdoa, meminta kepada Allah SWT supaya aku dikasih kesabaran, keikhlasan dan kekuatan dalam menghadapi semua ujian hidup ini.  Mudah-mudahan setelah aku melewati ujian ini,aku akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya…Amin Ya Rabb…

Sudah 78 Jam Erupsi Merapi Belum Berhenti

VIVAnews – Letusan Gunung Merapi hingga detik ini masih berlanjut. Setelah mengeluarkan letusan terhebat pada 5 November dini hari, kini gunung teraktif itu tak henti-hentinya memuntahkan awan panas.

Sejak Rabu malam lalu hingga pukul 22.00 WIB Sabtu 6 November 2010, erupsi Merapi terhitung sudah 78 jam  tiada henti.

“Aktivitas Merapi masih aktif. Sampai saat ini, masih meletus terus, belum berhenti,” kata Surono, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, pada VIVAnews, Sabtu 6 November 2010 pukul 20.30 WIB

Tremor, guguran lava dan awan panas masih menyembur dari Merapi. Badan Vulkanologi masih menuliskan kata berentetan untuk tiga kondisi ini.

Namun, meski aktivitas Merapi belum reda, tim SAR dan sejumlah relawan tetap melanjutkan proses pencarian korban dan evakuasi. Sayangnya, kondisi cuaca di sekitar lokasi terjadinya bencana kurang bersahabat.

“Di sini masih hujan terus. Tapi, kondisi di lapangan sejauh ini aman terkendali,” ujar Surono.

Sampai pukul 21:.0 WIB, Andi Arief, Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana melaporkan korban tewas mencapai 145 orang.

“Update data korban sampai saat ini pukul 21.00, tambahan korban meninggal 1 org (diforensik RS sarjito) jd total korban meninggal secara total 145 orang dengan rincian DIY 128 orang (termasuk erupsi tanggal 26 Oktober) dan Jateng 17 orang. (Data RSUD DR SARJITO),” tulis Andi melalui akun Twitter.

Hingga Sabtu malam kolom material vulkanik mencapai kisaran lima kilometer dari puncak. Sedang awan panas meluncur pada jarak sekitar dua kilometer ke semua arah.

“Letusan Merapi saat ini termasuk uninterupted (terus menerus). Fluktuasi letusan tinggi dengan status Awas dengan KRB III 20 kilometer,” ujar R Sukhyar, Kepala Badan Geologi, Kementerian ESDM,di kantor BPPTK, Yogyakarta. Area KRB III harus bebas dari penduduk.

Sifat dan letusan Merapi kali ini, menurut R Sukhyar, berbeda dan lebih besar dibanding letusan tahun 1997, 2001 maupun 2006. “Berdasarkan rekaman aktivitas Merapi selama ini, letusan kali ini hampir menyamai letusan tahun 1872,” ujar R Sukhyar. (umi)

• VIVAnews

♥Tolong Sampaikan pada Si dia♥

Tolong beritahu si dia aku ada pesanan buatnya…
Tolong beritahu si dia, cinta agung adalah cintaNya…
Tolong beritahu si dia, cinta manusia bakal membuatnya alpa…
Tolong nasihati sia dia, jangan menyintaiku lebih dari dia menyintai Yang Maha Esa…
Tolong nasihati si dia, jangan mengingatiku lebih dari dia mengingati Yang Maha Kuasa…
Tolong nasihati si dia, jangan mendoakanku lebih dari dia mendoakan ibu bapanya…

Tolong katakan pada si dia, dahulukan Allah karena di situ ada syurga…
Tolong katakan pada si dia, dahulukan ibu bapaknya karena di telapak itu syurganya…
Tolong ingatkan si dia, aku terpikat karena imannya bukan rupa…
Tolong ingatkan si dia, aku lebih cintakan zuhudnya bukan harta…
Tolong ingatkan si dia aku kasihinya karena santunnya…
Tolong tegur si dia, bila dia mulai mengagungkan cinta manusia…

Tolong tegur si dia, bila dia tenggelam dalam angan-angannya…
Tolong tegur si dia, andai nafsu mengawal fikirannya…
Tolong sadarkan si dia, aku milik Yang Maha Esa…
Tolong sadarkan si dia, aku masih milik keluarga…
Tolong sadarkan si dia, tanggungjawabnya besar kepada keluarganya…

Tolong sabarkan si dia, usah ucap cinta di kala cita-cita belum terlaksana…
Tolong sabarkan si dia, andai diri ini enggan dirapati kerana menjaga batasan cinta…
Tolong sabarkan si dia, bila jarak mejadi penyebab bertambah rindunya…
Tolong pesan padanya, aku tidak mau menjadi fitnah besar kepadanya…
Tolong pesan padanya, aku tak mau menjadi puncak kegagalannya…
Tolong pesan padanya aku membiarkan Yang Esa menjaga dirinya…
Tolong khabarkan pada si dia, aku tidak mau membuat dia terlena…

Tolong kabarkan pada si dia, aku mau dia berjaya dalam impian dan cita- citanya…
Tolong kabarkan pada si dia, jadilah penyokong dalam kejayaanku…
Tolong sampaikan pada si dia, aku mendambakan cinta suci yang terjaga…
Tolong sampaikan pada si dia, cinta karena Allah tidak ternilai harganya…
Tolong sampaikan pada si dia, hubungan ini terjaga selagi dia menjaga hubungan dengan Yang Maha Kuasa…
Tolong sampaikan kepada si dia kerana aku tidak mampu memberitahunya sendiri…
Hanya engkau Ya Allah mengetahui siapa si dia…

Moga pesananku sampai padanya walau aku sendiri tidak mengetahui siapa dan dimana si dia…
Moga dia seekor lebah yang senantiasa memuji keagungan Yang Maha Kuasa memasuki taman larangan dengan sopan santunnya dan bertemu mawar berduri yang terjaga oleh tuannya…
Simpanlah pesanan ku ini sehingga engkau bertemu diriku suatu hari nanti…

Sumber :: Muslimah Perindu Syurga (RKI Muslimah)

Perbedaan Ta’aruf dan Pacaran Islami♥

Konsep Ta’aruf praNikah ada banyak. Begitu pula konsep Pacaran Islami. Begitu banyak kuantitas konsep-konsep itu, sehingga kita tak bisa secara eksak menyimpulkan perbedaan antara ta’aruf dan pacaran islami. Sekalipun demikian, kita dapat menganalisis perbedaan antara konsep seseorang dan konsep seseorang lainnya. Misalnya antara konsep saya mengenai pacaran islami (yang saya tuangkan di blog Pacaran Sehat ini) dan konsep seorang penulis mengenai taaruf (yang dia tuangkan di buku Taaruf, Keren..! Pacaran, Sorry Men!).

Sebetulnya ada banyak kesamaan antara konsep saya dan konsep dia. Diantaranya, sama-sama berusaha untuk tidak mendekati zina. Sungguhpun demikian, saya lihat ada beberapa perbedaan sebagai berikut.

1) Kapan dimulai?
Taaruf (T): ketika kedua pihak sudah benar-benar siap untuk menikah.
Pacaran Islami (PI): ketika kedua pihak sudah bertekad bulat untuk bersama-sama mempersiapkan pernikahan mereka.

2) Berapa lama?
T: maksimal tiga bulan.
PI: sampai tujuan tercapai, yaitu siap menikah.

3) Bagaimana kehalalan/kebenaran prosesnya?
T: yakin “100% halal”, tanpa memperhitungkan kemungkinan bid’ah (atau penyimpangan dari Jalan Ilahi).
PI: yakin bahwa yang 100% benar ialah Allah Sang Mahabenar, sehingga memohon supaya Dia senantiasa menunjukkan Jalan-Nya yang lurus.

4) Bagaimana metode komunikasinya?
T: mengharuskan adanya perantara atau moderator, melarang komunikasi langsung antara kedua pihak.
PI: menganjurkan adanya perantara atau “agen cinta” disamping membolehkan komunikasi langsung antara kedua pihak.

5) Bagaimana metode pemerolehan informasinya?
T: mengharuskan bertanya tentang segala hal yang ingin diketahui tentang sang calon pasangan hidup.
PI: menganjurkan untuk menjadi “pendengar yang baik” terhadap segala yang diungkapkan oleh sang calon pasangan hidup.

6) Apa kriteria kesuksesannya untuk berlanjut ke pernikahan?
T: menetapkan kriteria-kriteria yang agak berat, sehingga cenderung sulit dipenuhi oleh orang awam, seperti “sudah menghapal dan memahami arti dari keseluruhan Al Quran surat Annisa”
PI: menganjurkan pemenuhan sebagian besar kriteria-kriteria yang agak ringan, sehingga cenderung mudah dipenuhi oleh orang awam, seperti diuraikan dalam halaman Siap Menikah.

7) Bagaimana komunikasi dengan keluarga si dia?
T: melarang calon istri untuk mendatangi keluarga calon suami, tetapi membolehkan calon suami untuk mendatangi keluarga calon istri.
PI: membolehkan calon istri untuk mendatangi keluarga calon suami, disamping membolehkan calon suami untuk mendatangi keluarga calon istri.

8) Bagaimana memperkenalkan calon istri kepada keluarga calon suami?
T: calon suami cukup membawa foto keluarga besar calon istri dan menceritakan secara lengkap tentang keadaan dan kondisi keluarga calon istri.
PI: calon suami dan calon istri sebaiknya memfasilitasi terjalinnya hubungan silaturrahim antara keluarga kedua pihak dengan berbagai cara yang makruf, baik melalui media maupun tatapmuka langsung.

9) Bagaimana supaya lebih dikenal oleh si dia?
T: mengharuskan adanya biodata yang disertai foto untuk disampaikan kepada si dia.
PI: menganjurkan adanya interaksi dengan berbagai cara yang makruf, baik melalui media maupun tatapmuka langsung.

10) Bagaimana hubungan kedua pihak bila merasa tidak mantap untuk berlanjut ke proses berikutnya?
T: kalau tidak mantap, ya di-cut (diputus) hubungannya.
PI: kalau memang benar-benar tidak mantap, boleh putus hubungan asmara, tetapi sebaiknya tetap menjalin hubungan persahabatan dalam rangka memelihara tali silaturrahim.

Oleh M Shodiq Mustika

INDAHNYA MALAM PERTAMA●●●●>>>

Satu hal sebagai bahan renungan Kita…
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa

Justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara
Hari itu…mempelai sangat dimanjakan
Mandipun…harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka….
Tak Ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak Ada sedikitpun rasa malu…
Seluruh badan digosok Dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang – lubang itupun ditutupi kapas putih…
Itulah sosok Kita….
Itulah jasad Kita waktu itu

Setelah dimandikan.. .,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu …jarang orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan
Wewangian ditaburkan ke baju Kita…
Bagian kepala..,badan. .., Dan kaki diikatkan
Tataplah…. tataplah. ..itulah wajah Kita
Keranda pelaminan… langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian…

Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
Kita diiringi langkah gontai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir
Akad nikahnya bacaan talkin…
Berwalikan liang lahat..
Saksi – saksinya nisan-nisan. .yang tlah tiba duluan
Siraman air mawar..pengantar akhir kerinduan

Dan akhirnya…. . Tiba masa pengantin..
Menunggu Dan ditinggal sendirian…
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan
Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap – rayap Dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi….
Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat…
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur…
Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur…..
Kita tak tahu…Dan tak seorangpun yang tahu….
Tapi anehnya Kita tak pernah galau ketakutan… .
Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima
Kita sungkan sekali meneteskan air mata…
Seolah barang berharga yang sangat mahal…

Dan Dia Kekasih itu.. Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..
Tentunya Kita berharap menjadi ahli syurga…
Tapi….tapi ….sudah pantaskah sikap kita selama ini…
Untuk disebut sebagai ahli syurga

Anugerah dari ALLAH untuk pembaca tulisan ini hingga ke akhir.
Bila membaca tulisan ini, mungkin kepikir kiya tidak ada waktu untuk ini….
Lebih lebih lagi diwaktu sedang bekerja. Tapi sadarlah bahwa pemikiran semacam inilah yang ….
Sebenarnya, menimbulkan pelbagai masalah di dunia ini.

Karena tidak menyadari bahwa hidup akan berakir dengan kematian.

Tidak menyadari bahwa akan datang hari akhir..

Tidak menyadari bahwa akan datang hari kebangkitan..

Tidak menyadari bahwa akan datang hari perhitungan..

Tidak menyadari bahwa akan datang hari pembalasan

Kita coba mengingat ALLAH didalam MASJID pada hari Jum’at……
Mungkin malam JUM’AT ?
Dan sewaktu solat MAGRIB saja ?
Kita ingat ALLAH pada masa kita sakit….
Dan sudah pasti waktu ada kematian…

Walau bagaimanapun kita tidak ada waktu atau ruang untuk ALLAH waktu bekerja atau bermain?
Karena…
Kita merasakan diwaktu itu kita mampu dan sewajarnya mengurus sendiri tanpa bergantung padaNYA.

Semoga ALLAH mengampuni kita karena menyangka… …
Bahwa nun di sana masih ada tempat dan waktu dimana ALLAH bukan lah yang paling utama dalam hidup kita (nauzubillah)

Kita sepatutnya senantiasa mengenang akan segala yang telah DIA berikan kepada kita.
DIA telah memberikan segala-galanya kepada kita sebelum kita meminta.

ALLAH
Dia adalah sumber kewujudan kita dan Penyelamat kita
IA lah yang mengerakkan kita setiap detik dan hari.
TanpaNYA kita adalah AMPAS yang tak berguna.

Susah vs. Senang
Kenapa susah sekali menyampaikan kebenaran?

Kenapa kita sering mengantuk dalam MASJID tetapi ketika selesai ceramah kita segar kembali?
Kenapa mudah sekali mengabaikan tulisan tentang agama, tetapi kita bangga mem “baca dan menyebarluaskan” gossip yang jelas itu adalah dosa karena membuka aib orang lain?
Hadiah yang paling istimewa yang pernah kita terima.
Solat adalah yang terbaik…. Tidak perlu bayaran , tetapi besar ganjaran pahalanya.
Notes: Tidak kah lucu betapa mudahnya bagi manusia TIDAK Beriman PADA ALLAHSWT
setelah itu heran kenapakah dunia ini menjadi neraka bagi mereka.

Tidakkah lucu bila seseorang berkata “AKU BERIMAN PADA ALLAH” TETAPI SENTIASA MENGIKUT SYAITAN. (who, by the way, also “believes” in ALLAH SWT).

Aku berDOA , untuk semua yang membaca tulisan ini supaya mereka di rahmati ALLAH SWT.

Wassalam.

Bersyukurlah senantiasa atas apa yang kamu dapat hari ini.

KarenaTuhan membuat apa yang ada pada hari ini demikian indahnya untuk
bisa kita nikmati dan syukuri. Amiennn

Bersyukurlah senantiasa atas apa yang kamu dapat hari ini.

KarenaTuhan membuat apa yang ada pada hari ini demikian indahnya untuk
bisa kita nikmati dan syukuri. Amiennn

Sumber :: RENUNGAN N KISAH INSPIRATIF