Kerugian Nikah Siri

Nikah siri sekarang ini banyak kita jumpai dimana-mana, tidak hanya di kota saja, di daerah-daerah pun sekarang banyak yang melakuan nikah siri.  Pasangan menengah kebawah,melakukan nikah siri karena dengan alasan faktor biaya, alias tidak mampu membayar administrasi pencatatan. Sedangkan untuk pasangan menengah keatas, mereka menganggap lebih baik nikah siri daripada ZINA. Mereka yang melakukan nikah siri tidak memikirkan bagaimana masa depan anak-anak mereka, anak sangat membutuhkan akta kelahiran, sedangkan membuat akta kelahiran harus menunjukan surat nikah, kalau pasangan hanya nikah siri, bagaimana anak mempunyai akta kelahiran?

Sudah banyak korban dari nikah siri, artis pun banyak yang menjadi korbannya. Nikah siri itu sangat merugikan, khususnya bagi kaum wanita. Kerugian dari nikah siri :

  1. Pihak wanita bisa kehilangan atau tidak dapat sepenuhnya hak-hak yang seharusnya apabila menjadi istri sah secara hukum, seperti hak nafkah lahir dan batin, hak nafkah dan penghidupan untuk anak Anda kelak.
  2. Apabila terjadi perceraian, pihak wanita tidak berhak atas tunjangan nafkah sebagai mantan istri dan harta gono gini.
  3. Pihak wanita pun dapat dikenakan pidana apabila istri sah dari suami siri bisa saja melaporkan pihak wanita dan suaminya (suami sirinya) telah melakukan tindak pidana kejahatan dalam perkawinan (pasal 279 (1) KUHP) atau tindak pidana perzinaan (pasal 284 ayat (1) KUHP).
  4. Isteri dan anak dari hasil nikah siri tidak berhak atas nafkah dan warisan dari suami jika ia meninggal dunia.
  5. Status si anak yang tidak jelas di mata hukum

Itulah sebagian kerugian dari nikah siri. Banyak sekali kerugian yang akan diterima oleh isteri dan anak hasil pernikahan siri tersebut. Banyak sekali wanita yang terjebak dalam nikah siri tersebut. Nikah siri memang sah secara agama, tapi tidak secara hukum, hal tersebut memberikan kebebasan kepada laki-laki untuk menikah lagi (poligami), dan sang istri siri pun tidak berhak untuk melarang sang suami untuk menikah lagi. Istri siri pun tdak mempunyai hak untuk menuntut apabila terjadi pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan oleh suami.

Korban dari pernikahan siri ini adalah istri dan anak-anak yang tidak berdosa dan tidak tau apa-apa akibat dari kesewenangan pihak suami. Bersyukurlah sekarang ada RUU UU Pasal 143  yang hanya diperuntukkan bagi pemeluk Islam ini menggariskan, setiap orang yang dengan sengaja melangsungkan perkawinan tidak di hadapan pejabat pencatat nikah dipidana dengan ancaman hukuman bervariasi, mulai dari enam bulan hingga tiga tahun dan denda mulai dari Rp6 juta hingga Rp12 juta. Selain kawin siri,draf RUU juga menyinggung kawin mutah atau kawin kontrak.

5 responses to “Kerugian Nikah Siri

  1. eh tapi ada lo yang emang tergila-gila trus nikah siri eh trus ditinggal gitu aja malah ditinggalin utang seabrek…yang bingung statusnya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s