Sikap Marzuki Alie Dalam Sidang Paripurna

ASUMSI yang menyebutkan kemungkinan Partai Demokrat dan isatana main kayu, setelah ancaman reshuffle gagal benar-benar dilaksanakan. Salah satu wakil Partai Demokrat yang sekarang menjadi Ketua DPR RI, Marzukie Alie membuktikan asumsi tersebut, ketika secara tiba-tiba menutup sidang paripurna dewan yang membahas soal bail out Bank Century pada Selasa (2/3) siang.

Sikap Marzukie Alie yang dinilai mencoreng muka dewan benar-benar sangat mengejutkan public. Dugaan main kayu memang sudah ada, tetapi yang tidak pernah diperhitungkan adalah jika Marzukie Alie menutup rapat paripurna dengan menggunakan kewenangan yang dimiliknya. Kontan sikap tersebut tidak hanya mengundang protes keras para anggota dewan peserta sidang. Namun juga mengundang keterkejutan pimpinan dewan yang lain.

Karena itu ada usulan agar sidang dilanjutkan oleh pimpinan dewan yang lain. Usulan lainnya lagi meminta agar Marzukie Alie dilengserkan dari jabatannya. Lepas dari apa pun reaksi dewan dan public. Marzukie Alie dinilai telah menjalankan misinya dengan baik. Yakni membuat anggota dewan yang lain mati kutu. Dan akhirnya diharapkan agenda fraksi-fraksi yang semula membumbung tinggi akan sirna atau pupus dengan sendirinya.

Pertanyaan dan persoalannya adalah apakah sikap Marzukie Alie lazim atau tidak di kalangan dewan? Kalau dianggap tidak lazim, dapatkan Marzukie Alie dilengserkan dari kedudukannya sebagai Ketua DPR RI? Marzuki Alie sendiri kepada pers mengatakan, bahwa sikap yang diambilnya sudah benar. Dan dia merasa tidak bersalah, karena menurut pengakuannya tidak ada yang dilanggar. Karena Marzuki Alie beralasan tidak cukup kuat bagi pihak-pihak yang ingin melengserkannya.

Dan berbicara soal kelaziman, mantan Sekjen DPP PKS, Anis Matta melihat apa yang dilakukan Marzukie Alie benar-benar diluar kelaziman. Karena menutup sidang tanpa meminta pendapat dulu peserta sidang. Sementara peserta sidang masih belum ada kata sepakat, bahwa apakah sidang hanya akan berlangsung satu hari., atau dua hari. Dan dengan ditutupnya sidang tersebut, Marzukie Alie secara sepihak telah menetapkan sidang menjadi dua hari.

Waktu dua hari ini tentu dipersoalkan, sebab dalam kurun waktu yang ada masih akan ada kemungkinan bergentayangannya lagi setan-setan  yang bakal mengganggu keimanan sejumlah anggota Dewan di Senayan. Dan tentu saja iming-iming yang ditawarkannya pun bakal jauh lebih menarik agar para anggota dewan terpincut. Pertanyaannya adalah apakah ada kolusi antara setan-setan pengganggu iman dengan Marzukie Alie? Entahlah! Karena yang tahu adalah mereka sendiri. Namun sebagaimana kita kemukakan di atas, ini sungguh sangat mengecewakan rakyat.

Sebenarnya kepercayaan public sudah tumbuh kepada anggota dewan. Namun akibat kelakuan Marzukie Alie yang aneh, sekarang kepercayaan masyarakat terhadap anggota dewan. Dan bahkan terhadap Partai Demokrat dan pemerintahan pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakal semakin anjlok.

Sumber :: Jakartapress.com

2 responses to “Sikap Marzuki Alie Dalam Sidang Paripurna

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s