Sudah 78 Jam Erupsi Merapi Belum Berhenti

VIVAnews – Letusan Gunung Merapi hingga detik ini masih berlanjut. Setelah mengeluarkan letusan terhebat pada 5 November dini hari, kini gunung teraktif itu tak henti-hentinya memuntahkan awan panas.

Sejak Rabu malam lalu hingga pukul 22.00 WIB Sabtu 6 November 2010, erupsi Merapi terhitung sudah 78 jam  tiada henti.

“Aktivitas Merapi masih aktif. Sampai saat ini, masih meletus terus, belum berhenti,” kata Surono, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, pada VIVAnews, Sabtu 6 November 2010 pukul 20.30 WIB

Tremor, guguran lava dan awan panas masih menyembur dari Merapi. Badan Vulkanologi masih menuliskan kata berentetan untuk tiga kondisi ini.

Namun, meski aktivitas Merapi belum reda, tim SAR dan sejumlah relawan tetap melanjutkan proses pencarian korban dan evakuasi. Sayangnya, kondisi cuaca di sekitar lokasi terjadinya bencana kurang bersahabat.

“Di sini masih hujan terus. Tapi, kondisi di lapangan sejauh ini aman terkendali,” ujar Surono.

Sampai pukul 21:.0 WIB, Andi Arief, Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana melaporkan korban tewas mencapai 145 orang.

“Update data korban sampai saat ini pukul 21.00, tambahan korban meninggal 1 org (diforensik RS sarjito) jd total korban meninggal secara total 145 orang dengan rincian DIY 128 orang (termasuk erupsi tanggal 26 Oktober) dan Jateng 17 orang. (Data RSUD DR SARJITO),” tulis Andi melalui akun Twitter.

Hingga Sabtu malam kolom material vulkanik mencapai kisaran lima kilometer dari puncak. Sedang awan panas meluncur pada jarak sekitar dua kilometer ke semua arah.

“Letusan Merapi saat ini termasuk uninterupted (terus menerus). Fluktuasi letusan tinggi dengan status Awas dengan KRB III 20 kilometer,” ujar R Sukhyar, Kepala Badan Geologi, Kementerian ESDM,di kantor BPPTK, Yogyakarta. Area KRB III harus bebas dari penduduk.

Sifat dan letusan Merapi kali ini, menurut R Sukhyar, berbeda dan lebih besar dibanding letusan tahun 1997, 2001 maupun 2006. “Berdasarkan rekaman aktivitas Merapi selama ini, letusan kali ini hampir menyamai letusan tahun 1872,” ujar R Sukhyar. (umi)

• VIVAnews

Iklan

♥Tolong Sampaikan pada Si dia♥

Tolong beritahu si dia aku ada pesanan buatnya…
Tolong beritahu si dia, cinta agung adalah cintaNya…
Tolong beritahu si dia, cinta manusia bakal membuatnya alpa…
Tolong nasihati sia dia, jangan menyintaiku lebih dari dia menyintai Yang Maha Esa…
Tolong nasihati si dia, jangan mengingatiku lebih dari dia mengingati Yang Maha Kuasa…
Tolong nasihati si dia, jangan mendoakanku lebih dari dia mendoakan ibu bapanya…

Tolong katakan pada si dia, dahulukan Allah karena di situ ada syurga…
Tolong katakan pada si dia, dahulukan ibu bapaknya karena di telapak itu syurganya…
Tolong ingatkan si dia, aku terpikat karena imannya bukan rupa…
Tolong ingatkan si dia, aku lebih cintakan zuhudnya bukan harta…
Tolong ingatkan si dia aku kasihinya karena santunnya…
Tolong tegur si dia, bila dia mulai mengagungkan cinta manusia…

Tolong tegur si dia, bila dia tenggelam dalam angan-angannya…
Tolong tegur si dia, andai nafsu mengawal fikirannya…
Tolong sadarkan si dia, aku milik Yang Maha Esa…
Tolong sadarkan si dia, aku masih milik keluarga…
Tolong sadarkan si dia, tanggungjawabnya besar kepada keluarganya…

Tolong sabarkan si dia, usah ucap cinta di kala cita-cita belum terlaksana…
Tolong sabarkan si dia, andai diri ini enggan dirapati kerana menjaga batasan cinta…
Tolong sabarkan si dia, bila jarak mejadi penyebab bertambah rindunya…
Tolong pesan padanya, aku tidak mau menjadi fitnah besar kepadanya…
Tolong pesan padanya, aku tak mau menjadi puncak kegagalannya…
Tolong pesan padanya aku membiarkan Yang Esa menjaga dirinya…
Tolong khabarkan pada si dia, aku tidak mau membuat dia terlena…

Tolong kabarkan pada si dia, aku mau dia berjaya dalam impian dan cita- citanya…
Tolong kabarkan pada si dia, jadilah penyokong dalam kejayaanku…
Tolong sampaikan pada si dia, aku mendambakan cinta suci yang terjaga…
Tolong sampaikan pada si dia, cinta karena Allah tidak ternilai harganya…
Tolong sampaikan pada si dia, hubungan ini terjaga selagi dia menjaga hubungan dengan Yang Maha Kuasa…
Tolong sampaikan kepada si dia kerana aku tidak mampu memberitahunya sendiri…
Hanya engkau Ya Allah mengetahui siapa si dia…

Moga pesananku sampai padanya walau aku sendiri tidak mengetahui siapa dan dimana si dia…
Moga dia seekor lebah yang senantiasa memuji keagungan Yang Maha Kuasa memasuki taman larangan dengan sopan santunnya dan bertemu mawar berduri yang terjaga oleh tuannya…
Simpanlah pesanan ku ini sehingga engkau bertemu diriku suatu hari nanti…

Sumber :: Muslimah Perindu Syurga (RKI Muslimah)

Perbedaan Ta’aruf dan Pacaran Islami♥

Konsep Ta’aruf praNikah ada banyak. Begitu pula konsep Pacaran Islami. Begitu banyak kuantitas konsep-konsep itu, sehingga kita tak bisa secara eksak menyimpulkan perbedaan antara ta’aruf dan pacaran islami. Sekalipun demikian, kita dapat menganalisis perbedaan antara konsep seseorang dan konsep seseorang lainnya. Misalnya antara konsep saya mengenai pacaran islami (yang saya tuangkan di blog Pacaran Sehat ini) dan konsep seorang penulis mengenai taaruf (yang dia tuangkan di buku Taaruf, Keren..! Pacaran, Sorry Men!).

Sebetulnya ada banyak kesamaan antara konsep saya dan konsep dia. Diantaranya, sama-sama berusaha untuk tidak mendekati zina. Sungguhpun demikian, saya lihat ada beberapa perbedaan sebagai berikut.

1) Kapan dimulai?
Taaruf (T): ketika kedua pihak sudah benar-benar siap untuk menikah.
Pacaran Islami (PI): ketika kedua pihak sudah bertekad bulat untuk bersama-sama mempersiapkan pernikahan mereka.

2) Berapa lama?
T: maksimal tiga bulan.
PI: sampai tujuan tercapai, yaitu siap menikah.

3) Bagaimana kehalalan/kebenaran prosesnya?
T: yakin “100% halal”, tanpa memperhitungkan kemungkinan bid’ah (atau penyimpangan dari Jalan Ilahi).
PI: yakin bahwa yang 100% benar ialah Allah Sang Mahabenar, sehingga memohon supaya Dia senantiasa menunjukkan Jalan-Nya yang lurus.

4) Bagaimana metode komunikasinya?
T: mengharuskan adanya perantara atau moderator, melarang komunikasi langsung antara kedua pihak.
PI: menganjurkan adanya perantara atau “agen cinta” disamping membolehkan komunikasi langsung antara kedua pihak.

5) Bagaimana metode pemerolehan informasinya?
T: mengharuskan bertanya tentang segala hal yang ingin diketahui tentang sang calon pasangan hidup.
PI: menganjurkan untuk menjadi “pendengar yang baik” terhadap segala yang diungkapkan oleh sang calon pasangan hidup.

6) Apa kriteria kesuksesannya untuk berlanjut ke pernikahan?
T: menetapkan kriteria-kriteria yang agak berat, sehingga cenderung sulit dipenuhi oleh orang awam, seperti “sudah menghapal dan memahami arti dari keseluruhan Al Quran surat Annisa”
PI: menganjurkan pemenuhan sebagian besar kriteria-kriteria yang agak ringan, sehingga cenderung mudah dipenuhi oleh orang awam, seperti diuraikan dalam halaman Siap Menikah.

7) Bagaimana komunikasi dengan keluarga si dia?
T: melarang calon istri untuk mendatangi keluarga calon suami, tetapi membolehkan calon suami untuk mendatangi keluarga calon istri.
PI: membolehkan calon istri untuk mendatangi keluarga calon suami, disamping membolehkan calon suami untuk mendatangi keluarga calon istri.

8) Bagaimana memperkenalkan calon istri kepada keluarga calon suami?
T: calon suami cukup membawa foto keluarga besar calon istri dan menceritakan secara lengkap tentang keadaan dan kondisi keluarga calon istri.
PI: calon suami dan calon istri sebaiknya memfasilitasi terjalinnya hubungan silaturrahim antara keluarga kedua pihak dengan berbagai cara yang makruf, baik melalui media maupun tatapmuka langsung.

9) Bagaimana supaya lebih dikenal oleh si dia?
T: mengharuskan adanya biodata yang disertai foto untuk disampaikan kepada si dia.
PI: menganjurkan adanya interaksi dengan berbagai cara yang makruf, baik melalui media maupun tatapmuka langsung.

10) Bagaimana hubungan kedua pihak bila merasa tidak mantap untuk berlanjut ke proses berikutnya?
T: kalau tidak mantap, ya di-cut (diputus) hubungannya.
PI: kalau memang benar-benar tidak mantap, boleh putus hubungan asmara, tetapi sebaiknya tetap menjalin hubungan persahabatan dalam rangka memelihara tali silaturrahim.

Oleh M Shodiq Mustika

INDAHNYA MALAM PERTAMA●●●●>>>

Satu hal sebagai bahan renungan Kita…
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa

Justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara
Hari itu…mempelai sangat dimanjakan
Mandipun…harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka….
Tak Ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak Ada sedikitpun rasa malu…
Seluruh badan digosok Dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang – lubang itupun ditutupi kapas putih…
Itulah sosok Kita….
Itulah jasad Kita waktu itu

Setelah dimandikan.. .,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu …jarang orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan
Wewangian ditaburkan ke baju Kita…
Bagian kepala..,badan. .., Dan kaki diikatkan
Tataplah…. tataplah. ..itulah wajah Kita
Keranda pelaminan… langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian…

Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
Kita diiringi langkah gontai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir
Akad nikahnya bacaan talkin…
Berwalikan liang lahat..
Saksi – saksinya nisan-nisan. .yang tlah tiba duluan
Siraman air mawar..pengantar akhir kerinduan

Dan akhirnya…. . Tiba masa pengantin..
Menunggu Dan ditinggal sendirian…
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan
Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap – rayap Dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi….
Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat…
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur…
Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur…..
Kita tak tahu…Dan tak seorangpun yang tahu….
Tapi anehnya Kita tak pernah galau ketakutan… .
Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima
Kita sungkan sekali meneteskan air mata…
Seolah barang berharga yang sangat mahal…

Dan Dia Kekasih itu.. Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..
Tentunya Kita berharap menjadi ahli syurga…
Tapi….tapi ….sudah pantaskah sikap kita selama ini…
Untuk disebut sebagai ahli syurga

Anugerah dari ALLAH untuk pembaca tulisan ini hingga ke akhir.
Bila membaca tulisan ini, mungkin kepikir kiya tidak ada waktu untuk ini….
Lebih lebih lagi diwaktu sedang bekerja. Tapi sadarlah bahwa pemikiran semacam inilah yang ….
Sebenarnya, menimbulkan pelbagai masalah di dunia ini.

Karena tidak menyadari bahwa hidup akan berakir dengan kematian.

Tidak menyadari bahwa akan datang hari akhir..

Tidak menyadari bahwa akan datang hari kebangkitan..

Tidak menyadari bahwa akan datang hari perhitungan..

Tidak menyadari bahwa akan datang hari pembalasan

Kita coba mengingat ALLAH didalam MASJID pada hari Jum’at……
Mungkin malam JUM’AT ?
Dan sewaktu solat MAGRIB saja ?
Kita ingat ALLAH pada masa kita sakit….
Dan sudah pasti waktu ada kematian…

Walau bagaimanapun kita tidak ada waktu atau ruang untuk ALLAH waktu bekerja atau bermain?
Karena…
Kita merasakan diwaktu itu kita mampu dan sewajarnya mengurus sendiri tanpa bergantung padaNYA.

Semoga ALLAH mengampuni kita karena menyangka… …
Bahwa nun di sana masih ada tempat dan waktu dimana ALLAH bukan lah yang paling utama dalam hidup kita (nauzubillah)

Kita sepatutnya senantiasa mengenang akan segala yang telah DIA berikan kepada kita.
DIA telah memberikan segala-galanya kepada kita sebelum kita meminta.

ALLAH
Dia adalah sumber kewujudan kita dan Penyelamat kita
IA lah yang mengerakkan kita setiap detik dan hari.
TanpaNYA kita adalah AMPAS yang tak berguna.

Susah vs. Senang
Kenapa susah sekali menyampaikan kebenaran?

Kenapa kita sering mengantuk dalam MASJID tetapi ketika selesai ceramah kita segar kembali?
Kenapa mudah sekali mengabaikan tulisan tentang agama, tetapi kita bangga mem “baca dan menyebarluaskan” gossip yang jelas itu adalah dosa karena membuka aib orang lain?
Hadiah yang paling istimewa yang pernah kita terima.
Solat adalah yang terbaik…. Tidak perlu bayaran , tetapi besar ganjaran pahalanya.
Notes: Tidak kah lucu betapa mudahnya bagi manusia TIDAK Beriman PADA ALLAHSWT
setelah itu heran kenapakah dunia ini menjadi neraka bagi mereka.

Tidakkah lucu bila seseorang berkata “AKU BERIMAN PADA ALLAH” TETAPI SENTIASA MENGIKUT SYAITAN. (who, by the way, also “believes” in ALLAH SWT).

Aku berDOA , untuk semua yang membaca tulisan ini supaya mereka di rahmati ALLAH SWT.

Wassalam.

Bersyukurlah senantiasa atas apa yang kamu dapat hari ini.

KarenaTuhan membuat apa yang ada pada hari ini demikian indahnya untuk
bisa kita nikmati dan syukuri. Amiennn

Bersyukurlah senantiasa atas apa yang kamu dapat hari ini.

KarenaTuhan membuat apa yang ada pada hari ini demikian indahnya untuk
bisa kita nikmati dan syukuri. Amiennn

Sumber :: RENUNGAN N KISAH INSPIRATIF

♥Surat Untuk Calon Suamiku♥

Seorang gadis menulis surat untuk calon husband dan menyimpannya di atas awan. Ini isi suratnya :

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…
Dear calon suamiku…
Apa kabarnya imanmu hari ini? Sudahkah harimu ini diawali dengan syukur karena dapat menatap kembali fananya hidup ini? Sudahkah air wudhu menyegarkan kembali ingatanu atas amanah yang saat ini tengah kau genggam?

Wahai Calon Suamiku…
Tahukah engkau betapa Allah sangat mencintaiku dengan dahsyatnya? Disini aku ditempa untuk menjadi dewasa, agar aku lebih bijak menyikapi sebuah kehidupan dan siap mendampingimu kelak. Meskipun kadang keluh dan putus asa menyergapi, namun kini kurasakan diri ini lebih baik.
Kadang aku bertanya-tanya, kenapa Allah selalu mengujiku tepat dihatiku. Bagian terapuh diriku, namun aku tahu jawabannya. Allah tahu dimana tempat yang paling tepat agar aku senantiasa kembali mengingat-Nya kembali mencintai-Nya. Ujian demi ujian Insya Allah membuatku menjadi lebih tangguh, sehingga saat kelak kita bertemu, kau bangga telah memiliki aku dihatimu, menemani harimu.

Calon suamiku…
Entah dimana dirimu sekarang. Tapi aku yakin Allah pun mencintaimu sebagaimana Dia mencintaiku. Aku yakin Dia kini tengah melatihmu menjadi mujahid yang tangguh, hingga akupun bangga memilikimu kelak.
Apa yang kuharapkan darimu adalah kesalihan. Semoga sama halnya dengan dirimu. Karena apabila kecantikan yang kau harapkan dariku, hanya kesia-siaan yang dapati.
Aku masih haus akan ilmu. Namun berbekal ilmu yang ada saat ini, aku berharap dapat menjadi isteri yang mendapat keridhaan Allah dan dirimu, suamiku.

Wahai calon suamiku…
Saat aku masih menjadi asuhan ayah dan bundaku, tak lain doaku agar menjadi anak yang solehah, agar kelak dapat menjadi tabungan keduanya di akhirat. Namun nanti, setelah menjadi isterimu, aku berharap menjadi pendamping yang solehah agar kelak disyurga cukup aku yang menjadi bidadarimu, mendampingi dirimu yang soleh.
Aku ini pencemburu berat. Tapi kalau Allah dan Rasulullah lebih kau cintai daripada aku, aku rela. Aku harap begitu pula dirimu.
Pernah suatu ketika aku membaca sebuah kisah; “Aku minta pada Allah setangkai bunga segar, Dia memberiku kaktus berduri. Aku minta kepada Allah hewan mungil nan cantik, Dia beri aku ulat berbulu. Aku sempat kecewa dan protes. Betapa tidak adilnya ini.
Namun kemudian kaktus itu berbunga, sangat indah sekali. Dan ulatpun tumbuh dan beruba menjadi kupu-kupu yang teramat cantik. Itulah jalan Allah, indah pada waktunya. Allah tidak memberi apa yang kita inginkan, tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan.”
Aku yakin kaulah yang kubutuhkan, meski bukan seperti yang aku harapkan.

Calon suamiku yang di rahmati Allah…
Apabila hanya sebuah gubuk menjadi perahu pernikahan kita, takkan kunamai dengan gubuk derita. Karena itulah markas dakwah kita, dan akan menjadi indah ketika kita hiasi dengan cinta dan kasih.
Ketika kelak telah lahir generasi penerus dakwah islam dari pernikahan kita, Bantu aku untuk bersama mendidiknya dengan harta yang halal, dengan ilmu yang bermanfaat, terutama dengan menanamkan pada diri mereka ketaatan kepada Allah SWT.
Bunga akan indah pada waktunya. Yaitu ketika bermekaran menghiasi taman. Maka kini tengah kupersiapkan diri ini sebaik-baiknya, bersiap menyambut kehadiranmu dalam kehidupanku.
Kini aku sedang belajar menjadi yang terbaik. Meski bukan umat yang terbaik, tapi setidaknya menjadi yang terbaik disisimu kelak.

Calon suamiku…
Inilah sekilas harapan yang kuukirkan dalam rangkaian kata. Seperti kata orang, tidak semua yang dirasakan dapat diungkapkan dengan kata-kata. Itulah yang kini kuhadapi. Kelak saat kita tengah bersama, maka disitulah kau akan memahami diriku, sama halnya dengan diriku yang akan belajar memahamimu.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…

hidup ini indah bila engkau selalu hadir di sisiku setiap waktu, hingga aku hembuskan nafas yg terakhir

Sumber :: Muslimah Perindu Syurga (RKI Muslimah),

{Facebook : http://www.facebook.com/pages/Muslimah-Perindu-Syurga-RKI-Muslimah/139476769407523?v=wall#!/notes.php?id=139476769407523}

SURAT DARI HAWA UNTUK ADAM II

Jika isteri menangis dihadapanmu….
“hargai lah ia sblm terlewat…”
Jika seorang isteri menangis dihadapanmu,
itu berarti dia tidak dapat menahannya lagi…
Jika kau memegang tangannya saat dia menangis, dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu..
Jika kau membiarkannya pergi, dia tidak akan kembali menjadi dirinya yang dulu, selamanya!
Seorang isteri tidak akan menangis dengan mudah, kecuali didepan orang yang sangat dia sayangi, dia akan menjadi lemah!

Seorang isteri tidak akan menangis dengan mudah, hanya jika dia sangat menyayangimu.
Dia akan menurunkan rasa EGOnya.
Wahai suami2, jika seorang istri pernah menangis karenamu, tolong pegang tangannya dengan penuh pengertian.
Karena dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu disaat kau terpuruk terlalu dalam …
Wahai suami2, jika seorang isteri menangis karenamu, tolong jangan menyia-nyiakannya. Mungkin, karena keputusanmu, kau merusak kehidupannya.
Saat dia menangis didepanmu, saat dia menangis karenamu. Lihatlah jauh kedalam matanya. Dapatkah kau lihat dan kau rasakan SAKIT yang dirasakannya karenamu ?
Apakah keistimewaan perempuan ini ? ”
Dibalik KELEMBUTANYA dia memiliki kekuatan yang begitu dahsyat..
TUTUR katanya merupakan KEBENARAN..
SENYUMAN’nya adalah SEMANGAT bagi orang yang dicintainya. .
PELUKAN & CIUMAN’nya bisa memberi KEHANGATAN bagi anak2nya..
Dia TERSENYUM bila melihat temannya tertawa..
Dia TERHARU Dia MENANGIS bila melihat KESENGSARAAN pd org2 yg dikasihinya. ..
Dia mampu TERSENYUM dibalik KESEDIHAN’nya. .
Dia sangat GEMBIRA melihat KELAHIRAN..
Dia begitu sedih melihat KEMATIAN..
TITISAN air matanya bisa membawa PERDAMAIAN.
Tapi dia sering dilupakan oleh SUAMI krn 1 hal…
Bahawa “Betapa BERHARGAnya dia”…
Sebarkan ini ke SELURUH ISTERI2 yg soleha dan SUAMI2 yang kamu kenal agar mereka tidak lupa bahwa ISTERI mrk begitu berHARGA… Dan sangat berHARGA.

Sumber :: Renungan dan Kisah Inspiratif

(Facebook :: http://www.facebook.com/notes/renungan-n-kisah-inspiratif/surat-dari-hawa-untuk-adam-ii/450187966041)

Permen Karet Timbulkan Kerutan di Wajah

Mungkin ini peringatan bagi Anda yang kerap mengkonsumsi permen karet. Permen karet memang diyakini bisa membuat nafas kita lebih segar bahkan mengalihkan kita dari kebiasaan buruk merokok. Tapi beberapa ahli bedah plastik justru meminta kita menjauhi permen karet. Sebabnya, menurut mereka mengunyah permen karet membentuk kerutan-kerutan di wajah.

“Banyak pasien saya yang merupakan penggemar permen karet, memiliki pola-pola kerutan di sekitar mulut mereka,” ucap Dr. Joel Schlessinger, ahli dermatologi dan bedah plastik dari Omaha, Nebraska. “Itu sebabnya saya mulai berpikir, permen karet menimbulkan kerutan di wajah.” Tambah Dr. Joel.

Meskipun sampai saat ini belum ada penelitian yang memberikan keterkaitan antara permen karet dengan kerutan-kerutan di wajah, namun isu ini sudah merebak di dunia maya seperti blog-blog kecantikan.

Tapi bagi beberapa ahli bedah plastik, mengunyah permen karet bisa merusak jaringan otot di sekitar mulut. Salah satu yang mengamini hal ini adalah Dr. Hema Sundaram, ahli bedah plastik dari Washington DC. Hema menjelaskan saat kita mengunyah permen karet ada gerakan yang kita lakukan berulang-ulang. Gerakan inilah yang kemudian membuat garis yang kemudian membekas di sekitar mulut kita. “Sebab otot diminta untuk melakukan satu gerakan secara berulang-ulang sehingga membentuk satu kontruksi guratan.” Konstruksi guratan muncul karena gerakan otot yang berulang-ulang menurut Sundaram akan merusak beberapa jaringan kulit yang kemudian berkontribusi pada menurunnya elastisitas kulit.

Tapi sebaiknya kita jangan langsung mengamini pendapat mereka, sebab penelitian di Jerman yang dilakukan Oktober 2009 lalu, justru menyimpulkan bahwa mengunyah permen karet membuat kita berkonsentrasi lebih baik dan mengurangi stress.

Sama seperti ilmu menikmati makanan, kita harus menikmati permen karet dalam batas wajar. Sehingga kemungkinan otot-otot sekitar mulut untuk kendur bisa diminimalisir dengan mengunyah permen karet ketika sedang stres atau ingin membuat nafas kembali segar. Artinya Anda tetap bisa mengkonsumsi permen karet namun dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan.

Sumber :: liputan6.com