CR9 Siap Bayar Sakit Hati

Real Madrid musim ini berevolusi dengan hadirnya bintang-bintang lapangan hijau. Hadirnya Cristiano Ronaldo, Kaka, Karim Benzema dll memberi nuansa optimistis bagi Madridistas kalau klub kesayangan mereka akan kembali menuai kejayaan di pentas La Liga atau dengan kata lain mendongkel Barcelona.

Di awal musim optimisme itu diwujudkan dengan lima kemenangan beruntun. Tapi di jornada keenam Madrid untuk pertama kalinya merasakan pahitnya kekalahan. Sevilla mengambil lakon dengan membekuk Madrid 2-1 di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan. Dua gol dari Jesus Navas dan Renato mengapit gol tunggal Los Merengues yang dilesakkan Pepe.

Sabtu, 6 Maret 2010, tim yang dibidani Manuel Pellegrini memiliki kesempatan membayar kekecewaan itu. Kali ini Sevilla yang ganti melawat ke Santiago Bernabeu, stadion markas Madrid. Ronaldo begitu bernafsu menyambut partai balas dendam ini. Pasalnya CR9 absen di Sanchez Pizjuan.

“Mereka (Sevilla) salah satu tim terkuat. Kali ini saya siap setelah tidak bermain di pertandingan pertama,” sergah Ronaldo. “Saya optimistis karena sedang berada di performa terbaik. Saya yakin akan mampu mempertahankannya hingga Piala Dunia.”

Namun Ronaldo mengingatkan rekan-rekannya untuk berhati-hati. “Partai nanti akan sangat sulit dilewati, tapi kali ini kami bermain di Bernabeu. Kami juga harus memenangkan pertandingan itu jika ingin menjuarai titel La Liga,” imbuh Ronaldo. Madrid berada di urutan kedua dan tertinggal dua poin dari Barcelona.

Sumber :: liputan6.com

Ronaldo Malang, Senang, Tertendang

MADRID, KOMPAS.com – Membela Real Madrid lawan Almeria dalam lanjutan Divisi Primera La Liga, Sabtu atau Minggu (6/12), Cristiano Ronaldo menjadi sorotan utama. Ini kali kedua dia membela “Los Merengues”, setelah lama absen karena cedera.

Saat dia absen, penampilan Madrid melemah. Bahkan, mereka akhirnya jatuh dari puncak klasemen, tergeser Barcelona. Banyak yang menilai, itu karena absennya Ronaldo.

Namun, pada pertandingan lawan Almeria, susah-suka, senang-malang mewarnai kisah Ronaldo di Stadion Santiago Bernabeu. Kemalangan pertama karena dia gagal dalam tendangan penalti di menit ke-82. Padahal, kedudukan 2-2 dan jika gol Madrid bisa unggul.

Ronaldo kecewa, tapi kemudian berganti senang dan suka. Sebab, dia berhasil membayar kesalahannya dengan mencetak gol pada menit ke-84, setelah sebelumnya Karim Benzema mencetak gol. Madrid pun akhirnya menang 4-2.

Ronaldo kelewat senang. Dia melepaskan bajunya saat merayakan gol itu. Akhirnya, wasit pun memberi dia kartu kuning. Kesenangan yang dibalas kemalangan.

Pertandingan kurang semenit, Ronaldo bukannya tenang tapi justru terlihat emosi. Dia melakukan pelanggaran keras kepada lawan. Akibatnya, dia pun terkena kartu kuning kedua. Kali ini, dia benar-benar tertendang dari lapangan, harus keluar. Sialnya lagi, dia bakal mendapat hukuman tak boleh bermain.

Sumber :: bola.kompas.com

Higuain Impresif, Madrid Melesat ke Puncak

Penampilan impresif Gonzalo Higuain berhasil membawa Real Madid ke puncak klasemen Divisi Primera La Liga, menggeser Barcelona, setelah membantai tuan rumah Tenerife 5-1, Sabtu atau Minggu (28/2/2010) dini hari WIB.Higuain tampil gemilang dengan menyumbang dua gol pertama Madrid serta membuat satu assists di pertandingan tersebut. Berkat kemenangan ini, Madrid kini bertengger di puncak kalsemen dengan 59 poin, unggul satu poin atas “El Barca”. Barcelona sendiri baru akan bertanding melawan Malaga setelah Madrid selesai bermain.

Pada pertandingan itu, “El Real” langsung berhasil mendominasi pertandingan. Kubu Bernabeu memiliki 59 persen penguasaan bola. Lini tengah Madrid yang dikomando Xabi Alonso dan Lassana Diarra berhasil mengontrol permainan. Trio Ricardo Kaka, Gonzalo Higuain, dan Cristiano Ronaldo langsung tancap gas sejak menit awal.

Sadar akan daya serang Madrid yang kuat, Tenerife menaruh banyak pemainnya di belakang guna memperkokoh pertahanan mereka. Namun, usaha itu gagal setelah di menit ke-29 Higuain berhasil membobol gawang Tenerife. Umpan Marcello dari sayap kiri berhasil diselesaikan Higuain dengan baik melalui tembakan kaki kiri.

Unggul satu gol, Manuel Pallegrini menginstrusikan anak-anak asuhnya untuk tidak mengurangi tekanan kepada Tenerife. Strategi ini terbukti berhasil karena di menit ke-42 lagi-lagi Higuain menjebol gawang Sergio Aragoneses melalui tembakannya. Skor 2-0 untuk Madrid bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Madrid dikejutkan oleh gol cepat Tenerife. Baru satu menit wasit meniup peluit tanda pertandingan dimulai, publik tuan rumah bersorak karena Ayoze Garcia sukses menciptakan gol untuk tim kesayangan mereka. Gol ini sontak membuat para pemain Madrid kaget.

Namun, tak butuh waktu lama bagi para pemain Madrid untuk bangkit. Di menit ke-48, Kaka memperbesar keunggulan Madrid setelah menerima umpan dari Higuain. Unggul 3-1, Madrid makin di atas angin. Tapi, mereka mulai mengurangi tekanan kepada kubu tuan rumah.

Sebaliknya, Tenerife yang tidak mau malu di depan pendukung sendiri mulai berani menyerang barisan pertahanan Madrid yang dikomandoi Sergio Ramos. Namun, keberanian Tenerife harus dibayar mahal karena di menit ke-80 Cristiano Ronaldo kembali menambah keunggulan “El Real” dari titik penalti. Di akhir pertandingan, Raul Gonzalez melengkapi kemenangan Madrid menjadi 5-1